Kuliner di Jogja

Salah satu kebahagiaan perjalanan yg makan makanan dari budaya asing. Terhadap diwaktu yg sama biarpun, makan makanan asing sering mampu jadi pengalaman yg susah, serta kadang-kadang sanggup meninggalkan Kamu bersama perut agak kecewa. Serta sakit perut tentu nggak bakal bakal berlangsung sesudah Kamu makan di sini.Jikalau Kamu baru saja tiba di Jogja dari luar negara oleh penerbangan pagi serta nggak tahu apa serta di mana buat meraih sarapan yg pantas serta mengatur konsep Kamu, sehingga gw kira ini yakni area yg cocok bagi Kamu buat berangkat. Itulah yg kami melakukan terhadap ketika kami tiba di Djogja terhadap 7 pagi.

Garis menu sarapan merupakan raiser buat hri, seluruhnya ada di sana. Kami bertolak buat Nasi Goreng, Kopi Indochina, Omelette dan Cheese, Nasi Tem (nasi hitam) serta seluruhnya cuma enak. Pilihan lain kopi, teh & roti panggang terhadap menu pula kelihatan lezat.

Mengatur ruangan terhadap th 1920an bangunan warisan sepuh serta terletak di lingkungan yg slow tidak dengan kemacetan dulu lintas, lokasi ini terasa sama seperti sambutan hangat utk perjalanan hri mula-mula kami di Djogja. Oh, seandainya cuma lokasi ini dapat juga memberikan sekian banyak jadwal event gede budaya, pameran seni atau upacara yg berlangsung di Djogja, itu bakal jadi lebih akbar.