Cara Menghitung Kapasitas Perekaman CCTV

Cara Menghitung Kapasitas Perekaman CCTV

Apakah kalian pernah ingin melihat rekaman video CCTV tapi setelah dicari tidak menemukan hasil rekamannya?, hal ini normal terjadi di sistem CCTV, CCTV menggunakan sistem penyimpanan file over write yang dapat diartikan saat penyimpanan penuh maka otomatis file rekaman lama akan ditimpa dengan file rekaman baru.

Lalu jika kita ingin menyimpan rekaman video CCTV cukup lama apa yang bisa diakukan? Hal pertama yang bisa dilakukan yaitu memilih media penyimpanan yang berukuran besar serta mengatur kualitas dari hasil rekaman video tersebut.

 

Nah pada artikel kali ini kita akan menjelaskan cara menghitung kapasitas perekaman CCTV sehingga kalian bisa memperkirakan berapa besar pennyimpanan yang dibutuhkan.

Sebelumnya teman – teman mungkin harus tahu beberapa istilah di sistem penyimpanan CCTV :

  1. Bit rate, bit rate adalah jumlah rata – rata nilai bit yang diperlukan data video atau audio untuk menghasilkan tampilan gambar atau suara dalam satu detik. Semakin besar nilai bit rate maka semakin bagus kualitas rekaman video atau audio, tentu hal ini membuat ukuran file bertambah besar.
  2. Data rate, adalah kecepatan bit data dalam proses  transmisi, data rate dihitung per detik, semakin kecil rate videonya kualitas rekaman video semakin bagus.

 

Setelah mengetahui istilah diatas, langsung saja kita berikan rumus untuk menghitung penyimpanan CCTV, yang perlu diperhatikan dalam rumus ini yaitu :

  1. Jumlah kamera, semakin banyak jumlah kamera yang dipakai semakin banyak data yang disimpan.
  2. Frame per Second (FPS), video merupakan kumpulan frame – frame yang disatukan secara berurutan, semakin tinggi frame per second semakin halus tampilan videonya tentu ukurannya juga bertambah besar.
  3. Ukuran Frame, semakin besar ukuran frame semakin besar pula ukuran file video yang dihasilkan, umumnya terdapat beberapa ukuran frame yang dipakai dalam DVR/NVR contohnya 352×288 PAL (CIF/Common Intermediate Format) dan 704×576 PAL (D1/Full Frame).
  4. Kualitas video, semakin bagus kualitas video yang diset maka semakin besar pula file rekaman CCTV yang dihasilkan
  5. Durasi waktu perekaman video (lama rekaman), semakin lama waktu merekam sebuah video semakin besar ukuran file yang dihasilkan.

 

Berdasarkan penjelasan di atas maka rumus perhitungan perekaman CCTV sebagai berikut :

Jika kita mempunyai 1 kamera, 1 frame per second, full frame (D1), kualitas standar, 1 hari, ukuran data secara empiris kurang lebih 330 MB maka jika menggunakan ukuran frame CIF  ukuran data video menjadi 145 MB.

 

Dengan data diatas kita bisa mengkalkulasi ukuran data video perekaman CCTV, sebagai contoh :

– Jumlah kamera yang dipakai 4 kamera

– video direkam dengan 10 frame per second

– full frame

– kualitas standar

– ingin direkam selama 30 hari

 

Berarti perhitungannya yaitu :

4 kamera x 10 frame per second x 30 hari x 330 MB = 396000 MB atau 396 GB.

Dengan hasil tersebut maka kita butuh media penyimpanan yang memiliki ukuran lebih besar dari 396 GB untuk merekam video dengan pengaturan seperti diatas selama 30 hari.

 

Jika kalian masih bingung dan tidak ingin ribet, kalian bisa menggunakan aplikasi pehitungan yang bisa didapatkan di play store dll.

Sebagai contoh kalian bisa mendownload apliaksi CCTV Calculator, aplikasi ini akan mempermudah kita dalam menghitung, tinggal masukan data yang sesuai dan hasil bisa langsung keluar.

 

Sekian artikel dari kami, semoga bermanfaat bagi teman – teman. Jika teman – teman membutuhkan jasa instalasi, service, atau konsultasi bisa kita bantu dengan cara menghubungi no 085601380900/081232232329 atau melalui website www.cctvjogja.com.